Berat Badan Normal Tapi Masih Diet? Bahayakah?

berat badan normal

Berat badan normal – Memiliki tubuh ideal adalah impian setiap orang. Banyak perjuangan untuk mencapai tubuh langsing dan berat badan ideal dengan diet ketat.

berat badan normal

Tidak cukup dengan kurus, beberapa orang bahkan terobsesi dengan merampingkan tubuh, meski berat badannya sudah masuk kategori normal. Biasanya hal ini terjadi pada orang-orang yang kurang puas dengan bentuk tubuh mereka dan terpengaruh oleh media sosial foto yang mendefinisikan tubuh cantik seperti kurus untuk wanita, dan enam paket pertempuran untuk pria.

Pertanyaannya adalah apakah Anda dalam keadaan sehat jika Anda terus diet meski memiliki berat badan normal.

Bobot ideal dapat dengan mudah diketahui dari Body Mass Index (BMI) atau bahasa Inggris disebut Body Mass Index (BMI). Indeks massa tubuh (BMI) diperoleh dengan membagi berat dengan ukuran kuadrat. Berat badan dihitung dalam kilogram (kg), sedangkan tinggi meter (m). Anda bisa menghitung IMT dengan rumus sebagai berikut:

Indeks Massa Tubuh (BMI) atau Body Mass Index (BMI)

Body Mass Index (BMI) atau Body Mass Index (BMI) formula (w)

Dari hasil ini, perhatikan kategori berat berikut.

Berat kurang: <18.5

Berat badan normal: 18,5 – 24,9

Kelebihan berat badan: 25 – 29.9

Obesitas: ≥ 30

Namun, IMT tidak memberikan evaluasi menyeluruh. Misalnya, karena tidak ada perhitungan persentase lemak, tidak ada pertimbangan jenis kelamin, umur, lingkar pinggang, aktivitas fisik, dan tidak memperhitungkan faktor etnis.

Seperti disebutkan di atas, LMI yang ideal berada pada batas 18,5. Secara umum, seseorang masih bisa dibilang normal sebelum melewati batas. Namun, bila BMI Anda di bawah batas ini, Anda berada dalam kategori kurus.

Selain kelebihan berat badan, berat badan juga bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Terutama pada orang yang melakukan diet tidak tepat. Apa saja masalah kesehatan yang menyertai orang yang kurus?

Malnutrisi, kekurangan vitamin atau anemia

Tubuh manusia membutuhkan berbagai nutrisi, vitamin dan mineral untuk melakukan berbagai aktivitas dan metabolisme. Jika Anda melakukan program diet sampai tubuh Anda sangat kurus, Anda bisa melewatkan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Hal ini menyebabkan tubuh Anda tidak bekerja dengan baik dan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Misalnya, bila Anda tidak makan daging, Anda mungkin kekurangan zat besi dan protein. Anda akan kehilangan kekuatan tubuh karena otot dipecah menjadi energi dan telah mengurangi kapasitas metabolisme karena kekurangan zat besi.

Kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia. Selain itu, Anda tidak akan merasa terstimulasi sepanjang hari dan Anda akan selalu merasa lemas.

Osteoporosis

Jika kekurangan vitamin D dan asupan kalsium, tubuh akan mengambil kebutuhan dari tulang Anda. Seperti yang Anda tahu, tulang mengandung kalsium. Jika cadangan kalsium di tulang terus menerus diambil, tulang akan menjadi keropos dan Anda mungkin mengalami osteoporosis.

Sistem kekebalan tubuh melemah

Bila berat badan Anda di bawah normal, ada gangguan pada sistem pertahanan tubuh Anda. Dengan kata lain, Anda akan lebih rentan terhadap penyakit.

Meningkatkan risiko komplikasi pasca operasi

Orang yang memiliki berat badan kurang juga rentan terhadap komplikasi pascaoperasi dibandingkan mereka yang memiliki berat badan normal.

Tidak subur

Bagi Anda Eve, aturan kalender akan terganggu meski Anda sangat kurus. Hal ini mengindikasikan bahwa proses produksi telur Anda terganggu dan bisa menyebabkan kemandulan.

Terlalu kurus pria juga sudah kurang subur karena kualitas dan produksi sperma akan terganggu. Karena itu, pria dan wanita harus tetap fokus menjaga berat badan normal.

Berkurangnya pertumbuhan dan perkembangan

Kelainan ini terjadi terutama pada anak-anak dan remaja. Remaja sangat membutuhkan nutrisi untuk pertumbuhan dan perkembangan organ tubuh mereka. Kekurangan nutrisi akan menghambat pertumbuhan dan perkembangannya. Oleh karena itu, diet yang secara fundamental berlebihan tidak dianjurkan untuk remaja.

Alih-alih melanjutkan diet, yang terbaik adalah melatih tubuh ideal

Jika ingin memiliki tubuh yang atraktif, terus menurunkan berat badan bukanlah pilihan yang tepat. Ada baiknya berolahraga atau berolahraga. Dengan latihan fisik, Anda bisa membakar lemak pada bagian tubuh tertentu.

Masalahnya, persentase lemak dalam tubuh juga mempengaruhi penampilan tubuh Anda. Selain itu, dengan latihan fisik, Anda juga bisa mengencangkan otot yang membuat Anda terlihat bugar. Misalnya dengan sit-up untuk mengencangkan otot perut, fleksi kencang untuk mengencangkan otot-otot paha dan pantat, memompa untuk mengencangkan dada, dan sebagainya.

Read Another Post :